Laman

Cari Blog Ini

Sabtu, 05 Februari 2011

BAGAIMANA SUATU MASALAH BISA MUNCUL ?

Di dalam berfilsafat ada yang disebut dengan karakteristik berfikir filsafati, hal itu dimulai dari ketakjuban atau ketidakpuasan atau keraguan, dan hasrat bertanya seseorang yang muncul terhadap sesuatu yang dialaminya (Jan Hendrik Rapar,1996).
Bagaimana suatu masalah bisa muncul? Suatu masalah bisa muncul ketika ada suatu permasalahan, lalu apa yang dimaksud dengan permasalahan?. Setiap orang berusaha berpikir untuk memecahkan masalahnya yang sedang dihadapi, tidak lain masalah ini timbul dari ketakjuban atau keraguan seseorang terhadap sesuatu. Sebagai contoh, ketika seseorang takjub melihat seorang ibu yang sedang hamil lalu setelah 9 bulan kemudian melahirkan bayinya, timbul hasrat bertanya dan menimbulkan permasalahan pada diri seseorang tersebut : apakah bayi itu bisa bernapas ketika berada didalam perut sang ibu?dll. Dari permasalahan ini kemudian seseorang mencari tahu, dan mencari penjelasan-penjelasan yang rasional terhadap kebenaran sesuatu. Hal ini merupakan salah satu sumber masalah yang muncul ketika suatu permasalahan itu dianggap tidak rasional. Para filsuf kebanyakan ketika dihadapkan kepada masalah yang menimbulkan ketakjuban terhadap sesuatu mereka kemudian mencari tahu dengan berfikir kritis dan dengan berbagai penelitian yang dianggap bisa menemukan akar permasalahannya.
Demikianlah, bahwa ketakjuban atau ketidakpuasan dan keraguan terhadap sesuatu objek dapat menimbulkan hasrat bertanya dan menimbulkan permasalahan di alam semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar